Penganiayaan dan pemerkosaan TKW dan perbudakan.

Pertanyaan : 

Apakah penganiayaan dan pemerkosaan yang dilakukan orang-orang di negara Arab terhadap TKW terjadi karena pengaruh ajaran perbudakan dalam Islam..? 

Jawaban : 

Semua ayat Al-Qur'an yang menyinggung soal budak selalu berkonotasi baik : harus memperlakukan budak dengan baik, tidak boleh menzinahi budak, menikah dengan budak, membayar kafarat (denda karena telah melakukan pelanggaran terhadap aturan agama) dengan cara membebaskan budak, sebagai pihak yang berhak menerima zakat. Contoh beberapa ayatnya : 

Dan janganlah kamu paksa budak-budak wanitamu untuk melakukan pelacuran, sedang mereka sendiri mengingini kesucian, karena kamu hendak mencari keuntungan duniawi. (An-Nuur 33) 

Dan barangsiapa diantara kamu (orang merdeka) yang tidak cukup perbelanjaannya untuk mengawini wanita merdeka lagi beriman, ia boleh mengawini wanita yang beriman, dari budak-budak yang kamu miliki. Allah mengetahui keimananmu; (An-Nisaa 25) 

Orang-orang yang menzhihar isteri mereka, kemudian mereka hendak menarik kembali apa yang mereka ucapkan, maka (wajib atasnya) memerdekakan seorang budak sebelum kedua suami isteri itu bercampur. Demikianlah yang diajarkan kepada kamu, dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Al-Mujaadilah: 3) 

Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu'allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (At-Taubah: 60) 

Bahkan budak lebih mulia dibandingkan dengan orang kafir : 

Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. (Al-Baqarah 221) 

Korban dari kasus penganiayaan dan pemerkosaan TKW adalah pemeluk Islam juga, dan seorang Muslim dilarang memperbudak sesama Muslim, jangankan memperbudak, menyakiti hati mereka saja merupakan tindakan yang dilaknat oleh Allah dan Rasul-Nya ; 

Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu dia berkata : Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : Janganlah kalian saling dengki, saling menipu, saling marah dan saling memutuskan hubungan. Dan janganlah kalian menjual sesuatu yang telah dijual kepada orang lain. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. . Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lainnya, (dia) tidak menzaliminya dan mengabaikannya, tidak mendustakannya dan tidak menghinanya. Taqwa itu disini (seraya menunjuk dadanya sebanyak tiga kali-). Cukuplah seorang muslim dikatakan buruk jika dia menghina saudaranya yang muslim . Setiap muslim atas muslim yang lain; haram darahnya, hartanya dan kehormatannya “ (Riwayat Muslim). 

Maka kasus penganiayaan dan pemerkosaan TKW tidak ada hubungannya dengan ajaran Islam soal perbudakan, tapi muncul dari sifat rasial dan suka menzalimi manusia, dan sikap ini dimiliki oleh semua manusia, tidak peduli apapun kebangsaan dan agamanya.