Tuhan yang lain pada QS 70 (Al-Maarij) : 40



Pertanyaan : 

Maka Aku bersumpah dengan Tuhan Yang memiliki timur dan barat, sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa. (Al-Ma'aarij: 40) 

Mengapa Allah bersumpah dengan Tuhan yang lain pada ayat tersebut, apakah ini tidak bertentangan dengan konsep tauhid Islam yang menyatakan Allah itu Esa..? 

Jawaban : 

Al-Qur'an menyatakan bahwa satu-satunya Tuhan yang memiliki timur dan barat hanyalah Allah : 

Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui. (Al-Baqarah: 115) 

Maka kalimat tersebut artinya adalah Allah bersumpah dengan diri-Nya sendiri. 

Kalau yang dipermasalahkan redaksi kalimat yang menyebut 'Aku bersumpah dengan Tuhan' sebagai dasar tuduhan adanya Tuhan yang lain, maka pertanyaannya adalah :"Apakah gaya bahasa seperti itu tidak lumrah atau tidak boleh dipakai dalam kitab suci..?" Sesuatu menyatakan dirinya dengan memakai kata ganti pihak ketiga..? 

Gaya bahasa yang sama juga terdapat pada alkitab : 

Yohanes 5:19 Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak. 

Atau juga perkataan Yesus terhadap Nikodemus ini : 

Yohanes 3:13-18 Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia. Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal. Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah. 

Tidak seorang Kristen-pun menyatakan karena Yesus memakai kata ganti pihak ketiga dalam ucapannya lalu menafsirkan 'dia', anak manusia, anak-Nya yang tunggal, -Nya, adalah bukan Yesus. 

Gaya bahasa yang persis sama juga terdapat dalam ayat alkitab ini : 

Keluaran 24:1 Berfirmanlah Ia kepada Musa: "Naiklah menghadap TUHAN, engkau dan Harun, Nadab dan Abihu dan tujuh puluh orang dari para tua-tua Israel dan sujudlah kamu menyembah dari jauh.