Surat Maryam 19 tentang Isa Almasih tidak pernah berdosa

Pertanyaan : 

Apakah ayat : Ia (jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci". (Surat Maryam 19) menunjukkan pengakuan Islam bahwa Yesus adalah manusia yang bersih dari dosa..? 

Jawaban : 

Pengertian ‘anak laki-laki yang suci’ sebenarnya bisa dilihat dari membaca ayat tersebut secara keseluruhan : 

Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al Quran, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur, maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. Maryam berkata: "Sesungguhnya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan Yang Maha pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa". Ia (jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci". Maryam berkata: "Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!" (Maryam 16-20) 

Pengertian tersebut terkait dengan dugaan Maryam dan juga persangkaan yang akan muncul dari kaum Yahudi yang menuduh Maryam telah berzina dan melahirkan anak haram, maka sebutan ‘anak laki-laki yang suci’ bukan berarti Yesus bersih dari dosa seumur hidupnya karena itu menunjukkan dia adalah Tuhan yang juga bersih dari dosa. Sebutan malaikat untuk meyakinkan Maryam bahwa anak yang akan dia lahirkan tanpa berhubungan dengan laki-laki bukanlah merupakan anak haram. 

Dalam konsep Islam, semua manusia terlahir suci : 

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda: “Tidaklah setiap anak yang lahir kecuali dilahirkan dalam keadaan fitrah. Maka kedua orangtuanyalah yang akan menjadikannya sebagai Yahudi, Nasrani, atau Majusi.” (Shahih Bukhari) 

Kalau ada pertanyaan lanjutan :”Apakah Al-Qur’an atau hadits pernah menyatakan Isa Almasih melakukan dosa selama hidupnya..? maka jawabannya :”Tidak ada, namun Al-Qur’an dan hadits juga tidak menyebut beberapa nabi lain melakukan dosa seperti Ibrahim, Ismail, Ishak, Ilyas, Ilyasa’, Yaqub, dll, dan itu bukan berarti mereka bersih dari dosa lalu dinyatakan sama dengan Tuhan.