'Jalan yang lurus' bukan merujuk kepada Isa Almasih

Pertanyaan : 

Apakah kalimat 'ihdinaa alshshiraatha almustaqiima' - Tunjukilah kami jalan yang lurus, dalam surat al-fatihah 6 merujuk kepada Isa Almasih karena alkitab menyatakan dalam Yoh 14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku."

Jawaban : 

Bukan, istilah 'alshshiraatha almustaqiima' bukan merujuk kepada Isa Almasih. 

“Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat”. (Al-Faatehah 6-7)

Apa itu jalan yang lurus..?? yaitu bukan jalan orang yang dimurkai Allah dan juga bukan jalan orang yang sesat. Siapa orang yang dimurkai Allah tersebut..?? 

Kemudian Aku azab orang-orang yang kafir; maka (lihatlah) bagaimana (hebatnya) akibat kemurkaan-Ku. (Faatir: 26) 

Barangsiapa yang kafir, maka (akibat) kekafirannya menimpa dirinya sendiri. Dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kemurkaan pada sisi Tuhannya dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kerugian mereka belaka”. (Faatir: 39) 

Kesimpulan : Orang yang dimurkai Allah adalah orang kafir, Siapakah orang kafir tersebut..?? antara lain : 

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam”, padahal Al Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu”. Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. (Al-Maaidah: 72) 

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam”. Katakanlah: “Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al Masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?”. Kepunyaan Allahlah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Al-Maaidah: 17) 

Kesimpulan : Jalan yang lurus adalah bukan jalan orang yang dimurkai Allah, orang yang dimurkai Allah adalah orang kafir, orang kafir adalah orang yang mengatakan Isa Almasih adalah Allah.. 

Sekarang kita lakukan serangan balik dengan memakai cara yang sama. 
Al-Qur’an menjelaskan bahwa Isa Almasih sendiri mengemukakan apa yang dimaksud ‘jalan yang lurus’, yaitu : 

Dan tatkala Isa datang membawa keterangan dia berkata: “Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu berselisih tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah (kepada)ku”. Sesungguhnya Allah Dialah Tuhanku dan Tuhan kamu maka sembahlah Dia, ini adalah jalan yang lurus. (Az-Zukhruf 63-64) 

Sama dengan ajaran Yesus Kristus dalam alkitab : 

Markus 12:29 – Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah KITA, Tuhan itu esa. 

Jalan yang lurus : Hanya menyembah Allah, “Tuhan Allah KITA”, kata Yesus, Tuhannya Bani Israel, Tuhannya Yesus, Tuhan semua manusia..