Tidak ada nama Yahweh dalam Al-Qur'an

Pertanyaan : 

Apakah Al-Qur'an mengindikasikan adanya nama Yahweh sebagai nama Tuhan..? 

Jawaban : 

Tidak ada satupun ayat Al-Qur'an yang menyinggung soal nama Yahweh. Kisah tentang sejarah manusia dalam Al-Qur'an secara konsisten menyatakan manusia menyebut nama Allah sebagai nama Tuhan, mulai dari anak-anak Adam : 

wautlu 'alayhim naba-a ibnay aadama bialhaqqi idz qarrabaa qurbaanan fatuqubbila min ahadihimaa walam yutaqabbal mina al-aakhari qaala la-aqtulannaka qaala innamaa yataqabbalu ALLAAHU mina almuttaqiina 

Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): "Aku pasti membunuhmu!". Berkata Habil: "Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa". (al-Maidah 27) 

Ayat tersebut mengutip apa yang diucapkan oleh anak-anak Adam, maka nama yang muncul adalah ALLAH. 

laqad arsalnaa nuuhan ilaa qawmihi faqaala yaa qawmi u'buduu ALLAAHA maa lakum min ilaahin ghayruhu innii akhaafu 'alaykum 'adzaaba yawmin 'azhiimin 

Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya lalu ia berkata: "Wahai kaumku sembahlah Allah, sekali-kali tak ada Tuhan bagimu selain-Nya." Sesungguhnya (kalau kamu tidak menyembah Allah), aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar (kiamat). (al-A'raaf 59) 

Ayat tersebut juga mengutip kalimat langsung yang keluar dari mulut nabi Nuh, dan nama Tuhan disebut beliau dengan ALLAH. 

wawashshaa bihaa ibraahiimu baniihi waya'quubu yaa baniyya inna ALLAAHA isthafaa lakumu alddiina falaa tamuutunna illaa wa-antum muslimuuna 

Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya'qub. (Ibrahim berkata): "Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam". (al-Baqarah 132) 

Ayat tersebut mengutip dengan jelas ucapan nabi Ibrahim dan Yaqub bahwa nama Tuhan adalah ALLAH. 

falammaa ataahaa nuudiya min syaathi-i alwaadi al-aymani fii albuq'ati almubaarakati mina alsysyajarati an yaa muusaa innii anaa ALLAAHU rabbu al'aalamiina 

Maka tatkala Musa sampai ke (tempat) api itu, diserulah dia dari (arah) pinggir lembah yang sebelah kanan(nya) pada tempat yang diberkahi, dari sebatang pohon kayu, yaitu: "Ya Musa, sesungguhnya aku adalah Allah, Tuhan semesta alam. (al-Qashash 30) 

Bahkan ayat yang menceritakan kisah yang sama dengan alkitab tentang pertama kali nama Yahweh diperkenalkan sama sekali tidak menyinggung adanya nama tersebut, Dalam bentuk kalimat langsung, Tuhan memperkenalkan diri-Nya kepada Musa dengan nama ALLAH. 

falammaa jaa-a sulaymaana qaala atumidduunani bimaalin famaa aataaniya ALLAAHU khayrun mimmaa aataakum bal antum bihadiyyatikum tafrahuuna 

Maka tatkala utusan itu sampai kepada Sulaiman, Sulaiman berkata: "Apakah (patut) kamu menolong aku dengan harta? maka apa yang diberikan Allah kepadaku lebih baik daripada apa yang diberikan-Nya kepadamu; tetapi kamu merasa bangga dengan hadiahmu. (an-Naml 36) 

Ayat ini juga menyatakan dengan kalimat langsung yang diucapkan oleh nabi Sulaiman dengan menyebut nama Tuhan adalah ALLAH. 

idz qaala alhawaariyyuuna yaa 'iisaa ibna maryama hal yastathii'u rabbuka an yunazzila 'alaynaa maa-idatan mina alssamaa-i qaala ittaquu ALLAAHA in kuntum mu'miniina 

(Ingatlah), ketika pengikut-pengikut 'Isa berkata: "Hai 'Isa putera Maryam, sanggupkah Tuhanmu menurunkan hidangan dari langit kepada kami ?". 'Isa menjawab: "Bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang yang beriman". (al-Maidah 112) 

Isa Almasih-pun mengucapkan nama Tuhan dengan sebutan ALLAH. 

Ketika Al-Qur'an mengulang kembali cerita orang-orang terdahulu tersebut melalui bahasa Arab, maka kutipan ucapan yang memuat nama ALLAH tersebut dicatat berdasarkan bunyi aslinya karena nama-nama tidak diterjemahkan. Maka nama Tuhan yang diinformasikan telah dikenal sejak manusia pertama secara konsisten dinyatakan Al-Qur'an adalah ALLAH, tidak ada nama lain..