Penjelasan soal Isa Almasih sebagai kalimatullah

Pertanyaan : 

Apakah penyebutan Isa Almasih sebagai 'kalimatullah' dalam surat Ali Imran 45 dan an-Nisaa 171 serta hadits Muslim "Isa itu sesungguhnya Roh Allah dan Firman-Nya." menunjukkan Isa Almasih adalah Allah itu sendiri, karena kalimat/firman Allah adalah Allah..?? 

Jawaban : 

Konsep firman Tuhan adalah Tuhan bukan merupakan ajaran Islam, tapi ada dalam alkitab. Dalam ajaran Islam bukan hanya Isa Almasih saja yang disebut sebagai 'kalimatullah' 

illaa tanshuruuhu faqad nasharahu allaahu idz akhrajahu alladziina kafaruu tsaaniya itsnayni idz humaa fii alghaari idz yaquulu lishaahibihi laa tahzan inna allaaha ma'anaa fa-anzala allaahu sakiinatahu 'alayhi wa-ayyadahu bijunuudin lam tarawhaa waja'ala KALIMATA alladziina kafaruu alssuflaa WAKALIMATU ALLAAHI hiya al'ulyaa waallaahu 'aziizun hakiimun 

Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada temannya: "Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita." Maka Allah menurunkan keterangan-Nya kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Al-Qur'an menjadikan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (at-Taubah 40) 

Al-Qur'an juga dikatakan sebagai 'kalimatullah'.. 

inna alladziina laa yu'minuuna bi-aayaati allaahi laa yahdiihimu allaahu walahum 'adzaabun aliimun 

Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah (Al Qur'an), Allah tidak akan memberi petunjuk kepada mereka dan bagi mereka azab yang pedih.(an-Nahl 104) 

Al-Qur'an disebut juga sebagai 'ayatullah', maka istilah 'kaalimah' dan 'aayah' mempunyai pengertian yang setara. 

wahuwa alladzii ja'ala lakumu alnnujuuma litahtaduu bihaa fii zhulumaati albarri waalbahri qad fashshalnaa AL-AAYAATI liqawmin ya'lamuuna 

Dan Dialah yang menjadikan bintang-bintang bagimu, agar kamu menjadikannya petunjuk dalam kegelapan di darat dan di laut. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan tanda-tanda kebesaran (Kami) kepada orang-orang yang mengetahui. (al-An'aam 97) 

wahuwa alladzii ansya-akum min nafsin waahidatin famustaqarrun wamustawda'un qad fashshalnaa AL-AAYAATI liqawmin yafqahuuna 

Dan Dialah yang menciptakan kamu dari seorang diri, maka (bagimu) ada tempat tetap dan tempat simpanan. Sesungguhnya telah Kami jelaskan tanda-tanda kebesaran Kami kepada orang-orang yang mengetahui.(al-An'aam 98) 

Seluruh alam semesta juga dikatakan sebagai ayat-ayat Allah. Maka kalau sebutan Isa Almasih sebagai 'kalimatullah' diartikan dia adalah Tuhan itu sendiri, maka konsekuensinya seluruh alam semesta harus diartikan juga sebagai Tuhan itu sendiri.